KA`BAH


 

Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah mengatakan: “Demikian juga keistimewaan yang Allah `azza wajalla khususkan pada Ka`bah (al-Bait al-haram) semenjak dibangun oleh nabi Ibrahim `alaihissalam sampai saat ini berupa pengagungan, penghormatan dan terpesonanya hati manusia kepadanya. Dan hal yang sudah diketahui bahwa para penguasa membangun sekian banyak benteng, kota dan istana dengan menggunakan alat-alat raksasa yang kokoh namun tetap saja menjadi rusak  dan rendah. Sedangkan ka`bah hanya dibangun dari batu hitam di suatu lembah yang tandus tanpa tanaman, tidak memiliki daya Tarik yang memikat hati seperti taman-taman dan air. Ia juga tidak dibangun di kawasan militer yang akan menjaganya dari serangan musuh. Dan jalan yang dilalui untuk menuju ka`bah bukan jalan yang indah mempesona bahkan sebaliknya harus dilalui dengan ketakutan, keletihan, dahaga dan lapar yang tak diketahui kadarnya kecuali oleh Allah `azza wajalla. 
        
Meski demikian Allah telah menjadikan kecenderungan hati manusia terhadap ka`bah. Allah `azza wajalla telah memberikan ka`bah kekuatan, kemuliaan dan keagungan yang membuat penduduk bumi merendahkan dirinya bahkan Sampai raja-raja besar dan penguasa tiran datang kepadanya, dan mereka akan berada di sana dalam kehinaan dan kesengsaraan, seperti rakyat biasa. Dengan ini diketahui dengan pasti bahwa semua itu berada di luar kekuatan manusia dan kekuatan jiwa dan raga mereka, sedangkan yang membangunnya telah meninggal ribuan tahun yang lalu.

 

Al-Safdia (1/220)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama